Dialog Publik

Tidak ada komentar 165 views

Dinas komunikasi dan informatika kabupaten Pasuruan melaksanakan dialog publik tentang Bahaya Narkoba dan Perlindungan Perempuan dan anak, Ikatan Adhyaksa Darmakarini yang diketuai oleh Hj. Andi Darmawaty, SH, yang diwakili Pengurus IAD Sulikhah dan Andi Arya Arini, SH. mengikuti acara dialog publik yang dihadiri oleh Camat Kraton, Ketua GOW Kab.Pasuruan, Ketua PKK Kab. Pasuruan, Kepala Kominfo, Kepala KBPP Kab. Pasuruan, Staff BNN Kab. Pasuruan dan dihadiri pengurus dan anggota GOW sebanyak 70 orang. Kegiatan dialog Publik pada hari Rabu tanggal, 24 Oktober 2017 bertempat di Aula Kec. Kraton Kab. Pasuruan.

Acara dibuka dgn menyanyikan lagu Indonesia Raya,, dan acara selanjutnya dibuka oleh Camat Kraton, dalam kesempatan itu disampaikan tentang kewajiban untuk ikut berpartisipasi memerangi narkoba karena di wilayah kab, Pasuruan sudah dalam tingkatan yg lumayan parah dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Dalam sambutan oleh Kepala Kominfo kabupaten Pasuruan menyampaikan tentang cara kita mengendalikan anak-anak dalam pergaulan dengan teman-temannya atas bahaya narkoba. Pengisian narasumber oleh Staff BNN Kab. Pasuruan yang menekankan tentang bahaya narkoba yg telah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia termasuk kab.pasuruan dan telah menyerang ke anak-anak kecil dalam berbagai macam bentuk, seperti permen, minuman dan jajanan yg dijual ke sekolah-sekolah. Dan setiap harinya 50 orang yg meninggal akibat narkoba, di Indonesia ada 60 jenis narkoba, salah satunya adalah Flaka.

Kebanyakan narkoba masuk melalui jaringan air, modus operandinya berubah ubah, ada yg disisipkan ke kue-kue dan sebagainya. Narkotika tidak memandang usia. Jenis yg termasuk narkoba adalah narkotika, physicotropika, extacy dll. Efek narkoba bisa menimbulkan halusinasi, depresi hilang, stamina yg kuat, akan tetapi efek tersebut bisa sangat membahayakan kesehatan tubuh kita bahkan bisa juga merenggut nyawa kita dan melanggar hukum. Narkoba bisa juga utk digunakan uuntuk pengobatan, dalam dosis yg telah ditentukan oleh dokter.

Acara selanjutnya sosialisasi oleh kepala KBPP ( keluaga bencana dan pemberdayaan perempuan ), yg isinya mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak. Peran orang tua sangatlah penting dalam mendampingi anak-anak belajar dan menonton tv, org tua hrs bisa membagi waktu untuk anak-anaknya dan tidak difasilitasi untk mempunyai hp dan sangat penting komunikasi antara anak dan orang tua. Dalam mendidik anak agar tdk melakukan kekerasan, contohnya mencubit, memukul. Bila kita mengetahui ada kekerasan terhadap anak segeralah melaporkan ke RT setempat agar bisa ditindak lanjuti. (oja)