KEJARI KAB PASURUAN MENANGKAP KORUPTOR DI AKHIR APRIL 2018

Kejaksaan Negeri Kab. Pasuruan  telah melakukan Eksekusi badan kepada terpidana M Chasan Chusen Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No 6 K/PID.SUS/2018 tanggal 27 Maret 2018. I

si putusan :

1. Menolak permohonan kasasi dari pemohon       kasasi/penuntut umum pada kejaksaan negeri kabupaten Pasuruan dan pemohon kasasi II/terdakwa M.Chasan Chusen. SPd tersebut.

2. Membebankan terdakwa untuk membayar biaya perkara pada tingkat kasasi sebesar Rp. 2.500 (dua ribu lima ratus rupiah).

Tim jaksa penuntut umum yang melaksanakan eksekusi yaitu dibawa kendali M Aguang Samianto SH MH , bersma Irfan harisman, SH, Hanis aristya Hermawan, SH dan Muzaki, SH dan kerja sama Tim Intelijen Kejari Kab Pasuruan yang dibantu pengawalan 2 (dua) orang anggota Polri dari Polres Pasuruan, menangkap/ menjemput terpidana di rumahnya pada hari jumat tanggal 27 April 2018 sekitar pukul 11.00 Wib, bertempat di Jl Diponegoro RT 5 RW 3 Dusun Tanggulsarin Desa Tanggulsarin Kecamatan Porong Kab Sidoarjo.

Tim jaksa penuntut umum langsung menjebloskan terpidana M.Chasan Chusen. SPd ke rutan bangil dengan penuh kepatuhan terhadap pelaksanaan ( hukum) eksekusi.

M. Chasan Chusen pada saat melakukan tindak pidana korupsi merupakan pegawai negeri sipil (mantan sekretaris desa watukosek kecamatan gempol Kab Pasuruan).

Bahwa terpidana M.Chasan Chusen, SPd, didakwa melanggar pasal 2 ayat(1) jo pasal 18 Undang- Undang R.I Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan TIndak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang R. I Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak PIdana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang2 Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang2 nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Harapan Semoga kedepannya tidak ada lagi oknum-oknum yg berani mencoba melakukan perbuatn tercela (korupsi).