Hari pendidikan Nasional 2 mei 2018 Jaksa Kab Pasuruan Masuk Pesantren

Hari pendidikan Nasional 2 mei 2018
Jaksa Kab Pasuruan Masuk Pesantren
Dibawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan H. Muh Noor HK, SH, MH melaksanakan Jaksa Masuk Pesantren Di Pondok Pesanten Syamsul Arifin Kab Pasuruan dan terlaksananya penerangan Hukum kepada para siswa dalam rangka memepringati Hari Pendidikan Nasional 2 mei 2018 dan juga yang sebentar lagi akan memasuki bulan puasa.
Untuk pertama kalinya dilaksanakan Jaksa Masuk Pesantren (JMP). Yang dipilih untuk pertama dikunjungi adalah Pondok yayasan  Pesantren Samsyul Arifin yang terletak di desa Pukul, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Dengan mengambil tema “Saya Sahabat Jaksa Mengenal Hukum Menjauhi Hukuman”.
Para jaksa saat ini memang diwajibkan untuk memberikan pemahaman hukum melalui program Jaksa Masuk Pesantren (JMP) dan yang hadir kepala kejaksaan Negeri Kab Pasuruan H. Muh Noor HK, SH, MH didampingi Kasi intel beserta staf intelijen Kejari Kab Pasuruan. Pengasuh Pondok Pesantren yang hadir adalah Kiai Haji Saiffulah Damanhuri, Kiai Haji Sonhaji Damanhuri, Kiai Haji Khoiron Damanhuri. Dan tetap bersinergi dengan Kemenag Kab Pasuruan yg dan Diknas Kab. Pasuruan dalam memberikan maeteri.
Program ini digelar untuk menumbuh kembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan para santri secara khusus. Dan para santri sangat antusias mengikutinya dan memang seharusnya mendapat ilmu hukum sejak dini.
“Program ini bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti undang-undang serta mengenal keakraban lembaga Kejaksaan dan tupoksinya di kalangan pelajar khususnya pera santri,” ujar Kasi Intel Kejari Kabupaten Kab Pasuruan.
Kami menjelaskan, di samping fungsi penegakan hukum, juga melakukan fungsi preventif yakni mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan hukum.
beberapa yang disampaikan dalam paparannya adalah bahaya Narkoba dan potensi pelanggaran terhadap Undang undang transaksi elektronik UU ITE nomor 11 tahun 2008 yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik.
“Program JMS/JMP ini merupakan program pimpinan Kejaksaanyang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia, yang harus diterapkan secara intensif,” .
Pengasuh Pondok Pesantren Syamsul Arifin Kiai Haji Sonhaji Damanhuri sangat mengapresiasi adanya program JMP tersebut. Dengan pemahaman hukum sejak dini akan membantu proses pembentukan karakter anak bangsa yang berbasis hukum.
“InsyaAllah dengan memahami dan menaati hukum anak bangsa ini akan menjadi anak yang berprestasi berahlak mulia dan membanggakan serta bisa diharapkan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan bangsa dan Agama” tandasnya.
Kegiatan selanjutanya tetap akan dilanjutkan dipondok – pondok pesantren lainnya dan hal ini tetap akan dilaksankan kordinasi dengan pihak Diknas dan Kemenag Kab Pasuruan.